Di lingkungan Blogger Jakarta, Kanaljogja merupakan salah satu portal berita yang popularitasnya tidak perlu diragukan lagi. Di pimpin oleh seorang blogger profesional yakni Mas Joko, sejak November 2014 website yang pada awalnya berdomain .com itu sudah memiliki kurang lebih 1000 artikel.

Pada mulanya sekitar di akhir November, pada platform grup WhatsApp Blogger Jakarta muncul sedikit diskusi tentang desain website untuk portal berita. Perbincangan ini awalnya muncul karena salah satu rekan kami pencetus platform Takaitu melakukan perubahan desain website yang kini semakin moderen dan juga user friendly.

Melihat percakapan itu, muncul juga akhirnya keinginan Mas Joko untuk merubah desain tampilan platform portal berita miliknya yakni Kanaljogja.id agar menjadi lebih trendi dan juga user friendly apalagi saat ini sedang gencar-gencarnya muncul teknik AMP (Accelerated Mobile Pages) dari Google dan juga Facebook

Sehingga ketika itu Mas Joko mulai meminta saran kira-kira desain website dari developer mana yang sekiranya cocok untuk Kanaljogja. Dan pertanyaan itu akhirnya mendapat respon dari banyak rekan yang memberikan link desain tema yang menurut mereka cocok dengan jiwa Kanaljogja.

Selanjutnya beberapa hari kemudian, Mas Joko pun menghubungi saya untuk meminta tolong membelikan desain tema website yang telah dia pilih dari salah satu website penyedia tema.

Antusias Mas Joko ketika itu sangat besar, yakni karena desain tema website tersebut baru saja launching dan belum banyak yang menggunakan.

Ketika itu saya pun tidak langsung mengiyakan permintaannya dan memberikan saran untuk desain tema lain yang menurut saya cocok, tapi rasa-rasanya Mas Joko terlalu jatuh hati pada tema tersebut dan akhirnya saya pun membelikan setelah Mas Joko mengirimkan sejumlah uang ke rekening sebagai penggantian biaya pembelian tersebut.


Masalah pun Dimulai

Berharap agar memiliki desain website yang, moderen, trendi, dan user friendly rasa-rasanya adalah hal yang harus segera terpenuhi apalagi ketika sudah mengeluarkan sejumlah dana yang cukup besar padahal kita sebenarnya bisa mendapatkan yang serba gratisan (tapi bermasalah).

Setelah saya membeli desain tema dan mengunduh file desainnya, saya pun langsung mengirimkannya kepada Mas Joko melalui Google Drive karena ukuran file yang cukup besar.

Berikutnya saya lupa siapa yang melakukan instalasi desain tersebut, yang jelas setelahnya Mas Joko pun mulai bertanya tentang beberapa kesulitan yang dia hadapi perihal desain tema website miliknya pada grup WhatsApp Blogger Jakarta.

Melihat hal tersebut, saya pun langsung merespon dan ingin tahu masalah apa yang tengah di hadapi. Permasalahan pertama ketika itu hanya masalah munculnya gambar yang sama sebanyak dua kali pada setiap konten artikel posting.

Kesalahan ini saya identifikasi karena Mas Joko pada posting artikelnya, mengunggah file gambar yang sama baik pada badan artikel dan juga menu featured image, yang biasanya digunakan sebagai thumbnail oleh website miliknya. Dan untuk yang ini, dapat selesai dengan segera.

Masalah Selanjutnya

Ketika membeli desain tema, pada umumnya kita memang harus menginstall “file demo” agar mendapatkan struktur website yang ditawarkan dan bisa segera memodifikasinya sesuai kebutuhan kita.

Pada awalnya Mas Joko bertanya di grup agar website miliknya bisa seperti tampilan “website demo” yang dijanjikan oleh desainer. Pertanyaan ini saya respon dengan mengajukan diri untuk melakukan modifikasi, hal ini tentu saya lakukan dengan cara menginstall file demo dari paket desain website tersebut.

Setelah mendapatkan informasi akun untuk login di Kanaljogja, saya pun segera login dan masuk ke panel administrator Kanaljogja.

Langsung saja saya click pada tombol install demo yang tersedia pada menu desain tema tersebut. Setelahnya ternyata muncul permasalahan kedua. Halaman utama website Kanaljogja berubah putih tanpa ada sedikitpun bagian yang muncul berikut baris dan kolom, semua!

Setelah memeriksa berbagai hal,  saya akhirnya menyimpulkan ini masalah desain tema yang belum stabil. Saya pun berkordinasi dengan Mas Joko bahwa saya akan melaporkan atau meminta support dari desainer tema tersebut untuk mengatasi hal ini.

Melalui email, saya pun menjelaskan panjang lebar mengenai permasalahan saya dan setelah menunggu beberapa jam karena adanya perbedaan jam sekitar sore harinya, saya pun akhirnya mendapat respon.

Troubleshoot yang diberikan oleh desainer yaitu adalah agar saya mematikan fitur cart pada panel tema jika saya tidak menginstall plugin woocommerce. Jelas saja karena plugin tersebut difungsikan untuk berjualan dan Kanaljogja tidak menjual apapun. Jadi memang plugin dan fitur tersebut sama sekali tidak dibutuhkan.

Ketika saya telah melakukan yang diminta oleh desainer tema tersebut, akhirnya halaman utama Kanaljogja pun dapat diakses dan memunculkan postingan-postingan artikel yang telah dibuat.

Dan karena semua bagian demo masih terpasang, bagian menu pun juga masih settingan dari desainer tema yang mencantumkan halaman-halaman demo serta kategori artikel demo yang tidak sesuai dengan Kanaljogja.

Dan ketika ingin memodifikasi menu agar sesuai, ternyata hal ini pun menjadi permasalahan ketiga.

Menu Tidak Bisa Dimodifikasi

Permasalahan ketiga yang muncul yakni pada bagian menu, saya tidak bisa membuat menu baru, meskipun saya sudah mengetikkan nama menu “Menu Atas” dan klik pada tombol Create/Save, ternyata website tidak dapat menyimpan record yang saya request.

Dari sini setelah mencoba berbagai cara seperti memeriksa script navigation.php pada folder wp-content, wp-admin sampai .htaccess namun tak juga berhasil memecahkan masalah, saya pun selanjutnya melaporkan masalah ini kepada sang desainer tema tersebut.

Dan dalam komunikasi kami, desainer tema tersebut pun bingung dengan masalah yang saya alami untuk Kanaljogja. Dia pun meminta akun untuk login ke website Kanaljogja untuk langsung memeriksa permasalahan yang ada.

Namun setelahnya, dia pun lagi-lagi meminta akun CPanel yang pada akhirnya dia mengatakan bahwa permasalahan tersebut muncul dari Server Hosting bukan dari desain tema yang dibuatnya.

Disini pun saya mulai geleng-geleng, karena tidak masuk logika bahwa server disalahkan atas kejadian tersebut. Karena server bersifat sebagai eksekusi request yang dilakukan, bukan memodifikasi tanpa ada yang memerintah. Server itu mesin!

Solusi Pertama : Memanfaatkan Backup File

Saya pun menyampaikan kepada Mas Joko perihal kebuntuan mengenai permasalahan tersebut, dan saya pun meminta Mas Joko agar memberikan pada saya kontak customer service dari jasa Hosting yang digunakan oleh Kanaljogja.

Mas Hanafi namanya, sang customer service dari Sinarweb yang selama beberapa hari saya ganggu perihal percobaan kemungkinan-kemungkinan yang bisa kami lakukan untuk mengembalikan Kanaljogja minimal seperti sediakala.

Namun, setelah beberapa hari menghadapi kebuntuan dengan mencoba melakukan restore dari file backup yang dimiliki, ternyata tidak juga menemukan hasil baik dan web Kanaljogja pun masih berantakan.

Dan saya pun menyampaikan pada Mas Joko saat itu, saya menyerah dan tidak tahu lagi apa yang harus saya perbuat. Karena desainernya saja tidak bisa menyelesaikan masalah, apalagi saya.

Solusi Kedua : Migrasi Instalasi

Setelah beberapa minggu berlalu, saya pun mulai terganggu oleh rasa bersalah dengan hal yang menimpa Kanaljogja. Website portal berita tentang Jogja yang memiliki begitu banyak pengunjung saat itu kondisinya begitu memprihatinkan.

Desainnya acak-acakan, bahkan ketika di buka pada smartphone saja, meski sudah menginstall plugin AMP, tetap saja pada bagian menu tetap muncul begitu banyak menu bawaan demo yang terbilang sangat mengganggu.

Setelah mangkir selama dua minggu, saya pun memutuskan untuk menyelesaikan hal yang saya mulai.

Migrasi Instalasi Menggunakan All-In-One WP Migration

Hal yang terpikir oleh saya ketika itu adalah melakukan migrasi instalasi karena menurut saya ada kerusakan script yang tidak dapat saya temukan setelah mengakses begitu banyak studi kasus yang dihadapi oleh pengguna platform wordpress yang lain.

Setelah menginstall wordpress pada direktori lain, menginstall plugin All-in-one WP Migration pada masing-masing direktori Kanaljogja lama dan baru, saya pun mulai generate file migrasi dari Kanaljogja lama yang ukurannya ternyata luar biasa besarnya. 1.2 Gb (Satu koma dua gigabyte)

Untuk ukuran file migrasi itu, sebenarnya saya tidak begitu kaget jika mengetahui bahwa ternyata ada 1000 konten artikel yang sudah diciptakan oleh Kanaljogja dan angka itu sepertinya masuk akal.

Setelah lama menunggu proses generate file dan mengunduh file tersebut, saya kira permasalahan saya akan selesai sampai disini. Namun ternyata tidak. Saya pun dimunculkan permasalahan keempat yakni sistem All-In-One WP Migration yang gratis hanya bisa melakukan restore untuk file berkapasitas maksimal 500 MB.

Dan untuk melakukan restorasi file yang lebih dari ukuran yang diwajarkan, maka harus mengeluarkan dana untuk mendaftar sebagai pengguna premium dengan biaya USD 99.

Oh come on dude! Yakali harus keluar budget begitu besar hanya demi kembalikan website seperti semula.

Tapi pada akhirnya saya pun mencari cara lain.

Solusi Ketiga : Export dan Import

Demi menghindari untuk mengeluarkan biaya yang begitu besar untuk restorasi website, saya pun mencoba mencari akar masalah dengan melakukan serangkaian percobaan seperti membuat instalasi wordpress baru tapi menggunakan database lama.

Yang mana dari situ saya pun menemukan bahwa yang sebenarnya rusak itu adalah database yang digunakan oleh Kanaljogja lama.

Dari situ saya pun mengambil kesimpulan, bahwa hal yang bisa saya lakukan untuk menyelamatkan Kanaljogja adalah dengan menyelamatkan semua artikel beserta gambar yang telah diposting.

Untuk melakukan hal ini, saya pun memanfaatkan fitur default yang ada dalam wordpress yaitu Tools – Export.

Yang perlu diperhatikan dari langkah ini adalah, jangan kita memilih untuk melakukan export semua bagian secara bersamaan seperti post, laman, plugin dan lain sebagainya secara bersamaan.

Karena server memiliki batas waktu dalam melakukan proses eksekusi file, mungkin ketika export tidak akan masalah namun masalah akan muncul ketika proses import karena tentu akan memakan waktu lama dan juga file yang terlalu besar.


Masalah Berikutnya : Thumbnail Menghilang
Jadi saya pun melakukannya dengan export perbagian, mulai dari post artikel yang saya generate bahkan secara terpisah berdasarkan kategori yang mana akhirnya menjadi beberapa file.

Dengan menemukan solusi ketiga dengan harapan website Kanaljogja bisa segera pulih, ternyata setelah melakukan proses import semua artikel pada instalasi baru, permasalahan kelima pun muncul. Yaitu thumbnail atau featured images yang ada didalam artikel pun tidak muncul.

Jadi dengan plugin itu, kita hanya tinggal membuka posting artikel dan menekan tombol Update maka secara otomatis sistem akan generate foto pertama yang ada didalam artikel menjadi featured images atau thumbnailnya.Hal ini menyebabkan artikel yang muncul di halaman utama tidak muncul. Dan setelah begitu banyak mencari solusi, akhirnya saya menemukan cara menggunakan plugin Featured Image From URL.


Perbaikan Hampir Selesai

Karena instalasi baru saya letakkan pada folder home di CPanel, sehingga untuk mengakses website yang baru tersebut harus menambahkan nama folder home, contohnya http://kanaljogja.id/home maka untuk dapat bisa menjadi root folder http://kanaljogja.id maka selanjutnya saya memindahkan semua folder dari home folder ke root folder atau public_html.

Tepatnya, dari root folder saya membuat folder baru bernama folder backup, dan memasukkan semua file dan folder yang ada di root folder mulai index.php, wp-admin, kecuali folder wp-content ke dalam folder backup tersebut.

Karena wp-content memuat file-file gambar yang dibutuhkan oleh semua artikel.

Dan dari folder home, saya memindahkan semua file yang ada kecuali folder wp-content karena saya ingin menggunakan folder wp-content dari instalasi yang sebelumnya.

Dan jangan lupa, ketika nanti mengakses website namun belum muncul ke root folder atau http://kanaljogja.id dan masih ke http://kanaljogja.id/home itu karena kita perlu masuk ke menu General Setting dan merubah site address dan wordpress addres dari home ke root.


Perbaikan Akhirnya Selesai

 


Oia, sebelum saya menginstal tema terbaru ini, saya juga telah mencoba untuk yang terakhir kali menginstall tema yang dibeli itu, dan ternyata tetap saja bermasalah. Meskipun per awal desember kemarin sudah di upgrade ke versi baru, tapi tetap saja muncul masalah.Setelah proses yang begitu panjang dan juga menguras emosi dan memakan waktu setidaknya 14 hari, akhirnya website Kanaljogja pun behasil pulih dan seperti sediakala. Memang sih tidak menggunakan tema Newspaper seperti sebelumnya atau bahkan menggunakan tema yang baru dibeli, namun saya rasa desain yang digunakan itu sedikit lebih baik dari pada yang sebelum-sebelumnyanya.

Masalah itu adalah sertifikat keamanan yang ada pun konflik dengan browser sehingga memunculkan bahwa website tidak aman, dan tetap menu pun jadi hancur berantakan. Dan saya pun akhirnya membuat lagi instalasi baru dan import data-data lagi satu persatu.

Kesimpulan

Dari hal yang dihadapi oleh Kanaljogja seperti itu, tentu banyak hal yang dapat kita jadikan perlajaran sebagai pemilik website, yaitu antara lain adalah :

 

  1.  Jika menginginkan redesain tampilan website, maka belilah desain yang sudah populer dan memiliki rating yang baik karena itu akan mempengaruhi seberapa besar masalah yang akan Anda hadapi setelahnya. Karena di dunia programming, semua yang diciptakan itu tidak ada yang stabil dan selalu butuh perbaikan disana dan sini. Membeli yang sudah dipercaya banyak orang, akan mengurangi jumlah energi yang harus dikeluarkan untuk menekan emosi ketika mengadapi masalah tersebut.
  2. Rajin-rajinlah melakukan backup data website baik secara keseluruhan atau terpisah. Baik dari hosting maupun dari sistem, jika menggunakan wordpress/joomla/drupal terdapat banyak plugin, ekstension atau app untuk melakukan backup secara otomatis pada third party service seperti Google Drive, Dropbox, dll
  3. Ketika melakukan export untuk melakukan restore data, pilihlah perbagian karena sistem memiliki batas waktu atau server response time. Mengupload file terlalu besar pada jaringan yang tidak stabil hanya akan membuat proses restorasi menjadi lama dan tidak efektif.

Sebelum Anda Pergi

Saya menghabiskan banyak waktu untuk menganalisa permasalahan, melakukan studi kasus dari berbagai sumber yang saya cari diinternet dan melakukan percobaan agar permasalahan yang saya hadapi bisa selesai dengan hasil maksimal.

Karena bagi saya, sesuatu yang saya mulai harus saya akhiri dengan hasil terbaik.

Jika menurut Anda artikel yang saya buat bermanfaat, silahkan berkontribusi dengan memberikan komentar pada kolom komentar di bawah ini yang dapat Anda isi dengan melakukan login via akun media sosial milik Anda.

Dan juga saya ucapkan kepada Mas Joko  pemilik Kanaljogja.id yang telah mempercayakan saya pada website miliknya, dan juga kepada Mas Hanafi dari Sinarweb yang telah merespon dengan sangat cepat setiap permintaan saya mengenai server termasuk menambah kapasitas server sementara sebanyak 10 GB untuk keperluan percobaan migrasi yang pada akhirnya gagal karena membutuhkan dana sebanyak USD 99.

Artikel yang saya buat ini semata-mata sebagai bahan pembelajaran semata bagi para pemilik website untuk secara bijak mengambil keputusan tentang pengembangan website miliknya.

Dan tidak bermaksud menjelekkan atau memojokkan desainer tema tersebut, tidak lupa saya pun mengucapkan terima kasih atas support dan fast response dari desainer web terhadap keluhan-keluhan saya atas nama Mas Joko demi kembalinya website Kanaljogja seperti sediakala.

Terima kasih!

%d bloggers like this: