Pengembangan dalam teknologi pelacakan bergerak (Mobile Tracking Technology) umumnya berfokus pada dua prinsip teknologi yakni Global System for Mobile Communication (GSM) dan Global Positioning System (GPS).

GSM digunakan untuk mengirim dan mengumpulkan data dari central unit melalui panggilan data (data call). Sedangkan GPS menerima informasi tentang lokasi dari satelit, namun perangkat itu tidak dapat berkomunikasi dengan central unit.

Teknologi

Teknologi GPS menggunakan triangulasi paling tidak tiga dari empat satelit yang jumlah total sektiar 24 satelit yang mengorbit di bumi. Satelit umumnya dimiliki oleh perusahaan jasa telekomunikasi atau pemerintah dimana keseleruruhan satelit secara terus-menerus melakukan pemantauan untuk menghitung posisi dan lokasi suatu objek.

Penerima GPS mendeteksi sinyal transmit satelit dan menentukan lokasi objek secara akurat. Sebaliknya, teknologi GSM menentukan posisi suatu objek dengan menggunakan kekuatan sinyal dan triangulasi dari base station.

Terdapat banyak perangkat elektrotik berbasis GPS, sedangkan teknologi GSM paling banyak digunakan oleh perangkat smartphone.

Akurasi

Ketersediaan sinyal untuk penentuan posisi dan keakuratan posisi sering menyebabkan perbedaan prinsip antara GSM dan GPS. Umumnya, perangkat GPS membutuhkan cuaca langit yang terang atau jernih walaupun Anda dapat menerima informasi secara baik bahkan dengan adanya penghalang.

Meski demikian, perangkat GPS akan mengalami masalah jika dikelilingi bangunan tinggi. Sebaliknya GSM menyediakan informasi lokasi dengan menggunakan BTS  jarak dekat bahkan meskipun Anda berada di dalam terowongan dan daerah padat dimana GPS tidak dapat memberikan informasi sekalipun. Namun jika disana tidak ada BTS (Base Station), perangkat GSM tidak bisa memberikan informasi posisi atau lokasi.

Pelacakan Selular

GPS adalah teknologi pelacakan selular yang paling baru. Perangkat ini bisa melacak lokasi dari perangkat selular (mobile) atau telepon secara langsung atau real time menggunakan peta digital seperti Google Maps dan aplikasi lainnya yang banyak digunakan di smartphone.

GSM disisi lain melakukan triangulasi lokasi telepon selular/ponsel di dalam suatu jaringan dengan meggunakan identitas peralatan perangkat selular internasional atau yang dikenal juga dengan nomor IMEI.

Lokalisasi

Jika perangkat smartphone Anda memiliki chip GPS, maka chip itu harus berfungsi jika Anda ingin membuatnya terhubung dengan perangkat satelit. Dan jika ponsel Anda tidak memiliki chip GPS atau dimatikan, maka lokalisasi GSM yang akan melakukan triangulasi posisi menggunakan tiga BTS dari layanan GSM  terdekat.

Lokalisasi  menggunakan GSM yang akan bekerja untuk memberikan informasi posisi secara umum kepada Anda dimana cara ini juga dapat menghemat penggunaan baterai ponsel Anda namum memang melalui cara ini tidak dapat memberikan informasi posisi secara tepat yakni dengan tingkat akurasi yang rendah.

Sebelum Anda Pergi

Ini merupakan salah satu tulisan yang saya buat sebagai hasil pencarian referensi penelitian bidang telekomunikasi yang sedang saya tekuni dalam menempuh pendidikan studi pascasarjana.

Jika menurut Anda tulisan ini bermanfaat, Anda dapat berpartisipas untuk mendukung aktivitas saya menulis dengan memberikan komentar pada kolom komentar di bawah ini yang dapat Anda lakukan menggunakan login akun media sosial Anda.

Tenang, login tersebut menggunakan aplikasi yang tidak menyimpan informasi atau identitas Anda, itu hanya berguna untuk menampilkan foto dan identitas nama Anda.

Terima kasih telah berkunjung, kedepannya saya akan lebih banyak membuat tulisan tentang riset atau pengetahuan teknologi lainnya.

Happy Reading!

%d bloggers like this: